🐂 Titik Kumpul Evakuasi Adalah

semua area ke area yang aman atau yang sering disebut sebagai titik kumpul (Media Project, 2013). Menurut Media Project (2013), hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan jalur evakuasi antara lain: a. Harus menjauh dari sumber ancaman dan efek dari ancaman tersebut. b. Jalur evakuasi harus aman dan memiliki kondisi yang baik dan mudah

menunjukkan jalan keluar saat terjadi bencana dan hanya terdapat 1 lokasi titik kumpul. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mencari alternatif jalur evakuasi dan titik kumpul serta penerapan rambu keselamatan seperti rambu jalur evakuasi, eksit, titik kumpul, APAR.Lokasi penelitian berada di kawasan Universitas Tidar Kampus Tuguran.
ada 22 rute evakuasi optimal yang terdiri dari 13 rute evakuasi menuju tempat evakuasi sementara dan 9 rute evakuasi menuju tempat evakuasi akhir yang terbagi dalam 6 zona rawan bencana dengan 18 titik bangkitan pusat permukiman. Kata kunci—Risiko Bencana, Titik dan Rute Evakuasi, Risiko Banjir, Bencana Banjir. I. PENDAHULUAN

Oleh karena itu, tingkat ketahanan api (TKA) suatu bangunan dinyatakan dengan waktu. Pengenalan ramburambu jalur evakuasi dilaksanakan dengan teknik presentasi dan simulasi untuk keselamatan seluruh penghuninya. Simulasi dan evaluasi jalur evakuasi dimulai dari dalam bangunan gedung menuju tempat aman berupa titik kumpul (assembly point).

Skema evakuasi masyarakat desa adalah menuju titik kumpul dusun terlebih dahulu kemudian menuju titik kumpul desa sebelum akhirnya menuju Desa Tamanagung sebagai tempat pengungsian. Terbatasnya alternatif jalur yang dapat diambil masyarakat untuk evakuasi menciptakan kebutuhan pembangunan struktural dan non struktural untuk masyarakat desa agar
Jalur evakuasi adalah jalur yang digunakan untuk proses evakuasi (proses penyelamatan) dari kejadian bencana (kebakaran, gempa bumi, banjir, ancaman bom) Jalur evakuasi (gempa bumi) di Rumah sakit megikuti petunjuk tanda panah menuju pintu darurat, mengikuti tangga evakuasi (tidak menggunakan lift) dan menuju titik berkumpul yang ada. yang lebih aman atau berupa titik kumpul . e) Embarkation time (E) dan launching time (L), A=5 menit, maka waktu evakuasi adalah 46,59 . menit. Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan . Evakuasi darurat adalah perpindahan langsung dan cepat dari orang-orang yang menjauh dari ancaman atau kejadian yang sebenarnya dari bahaya. Contoh berkisar dari evakuasi skala kecil sebuah bangunan karena ancaman bom atau kebakaran sampai pada evakuasi skala besar sebuah distrik karena banjir, penembakan atau mendekati badai.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola konfigurasi ruang terbuka pada kawasan kampus sebagai titik kumpul evakuasi ketika terjadi bencana. Penelitian ini pun bertujuan untuk

.